Senin, 09 Juni 2014

pemeriksaan HB Sahli









Pengertian Gangguan psikologi pada ibu bersalin



Pengertian Gangguan psikologi pada ibu bersalin
Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, sebuah waktu yang menyenangkan namun di sisi lain merupakan hal yang paling mendebarkan. Persalinan terasa akan menyenangkan karena si kecil yang selama sembilan bulan bersembunyi di dalam perut anda akan muncul terlahir ke dunia. Di sisi lain persalinan juga menjadi mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan.
Gangguan yang terjadi pada seorang ibu menjelang persalinan, yang bersumber pada rasa takut & sakit pada fisik yg teramat sangat. Pada ibu hamil banyak terjadi perubahan , baik fisik maupun psikologis. Begitu jaga pada ibu bersalin, perubahan psikologis pada ibu bersalin wajar terjadi pada setiap orang namun ia perlu memerlukan bimbingan dari keluarga dan penolong persalinan agar ia dapat menerima keadaan yang terjadi selama persalinan dan dapat memahaminya sehingga ia dapat beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya.
Perubahan psikologis selama persalinan perlu diketahui oleh penolong persalinan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendamping atau penolong persalinan.
Perubahan psikologis pada kala satu, beberapa keadaan dapat terjdi pada ibu dalam persalinan, trauma bagi ibu yang pertama kali melahirkan, perubahan-perubahan yang di maksud adalah:   
a. Perasaan tidak enak.           
b. Takut dan ragu-ragu akan persalinan yang di hadapi.       
c. Ibu dalam menghadapi persalinan sering memikirkan antara lain apakah persalinan berjalan normal.      
d. Menganggap persalinan sebagai cobaan.   
e. Apakah penolong persalinan dapat sabar dan bijaksana dalam menolongnya.
f. Apakah bayi normal apa tidak.       
g. Apakah ia sanggup merawat bayinya.       
h. Ibu cemas.  

Terapi Akupuntur



Terapi Akupunktur

Akupunktur adalah salah satu dari cabang utama kedokteran Tradisional Cina. Dalam praktiknya, sebuah terapi akupunktur melibatkan penggunaan jarum yang ditusukkan ke beberapa titik spesifik pada tubuh. Proses ini dipercaya dapat menyesuaikan dan mengubah aliran energi menuju pola yang lebih sehat, dan ini digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit dan keluhan kondisi kesehatan.
Bagaimana Akupunktur Bekerja
Penjelasan klasik dari kedokteran Cina adalah bahwa di dalam tubuh kita terdapat saluran-saluran energi yang memiliki pola tertentu di seluruh bagian dan permukaan tubuh kita. Saluran energi yang dikenal dengan meridian ini dapat dibayangkan seperti sungai yang mengalir ke seluruh tubuh kita seperti sistem irigasi yang menghidupkan jaringan-jaringan di tubuh kita. Sebuah hambatan pada pergerakan sungai energi ini bersifat layaknya sebuah bendungan yang menghambat laju alir ke sisi setelahnya.
Meridian-meridian ini dapat dipengaruhi kinerjanya menggunakan penusukan pada titik-titik akupunktur, jarum-jarum tersebut akan mengangkat sumbatan pada bendungan energi dan mengembalikan aliran yang seharusnya pada meridian-meridian. Terapi Akupunktur dapat membantu organ dalam pada tubuh untuk membenahi ketidakseimbangan pada fungsi pencernaan, penyerapan dan aktivitas produksi energi serta sirkulasi energi dari organ-organ dengan mendayagunakan sistem meridian.
Penjelasan saintifik modern menyatakan bahwa penusukan titik-titik akupunktur merangsang sistem syaraf untuk melepaskan zat-zat kimia di otot-otot, tulang belakang dan otak. Zat-zat kimia ini akan mengubah pengalaman atas rasa nyeri atau memicu pelepasan zat kimia dan hormon lainnya yang mempengaruhi sistem regulasi internal tubuh sendiri.
Keseimbangan energi dan biokimia yang meningkat oleh terapi akupunktur pada akhirnya akan merangsang kemampuan penyembuhan alami tubuh, dan untuk meningkatkan kondisi kesehatan fisik dan emosi.
Apa saja yang bisa ditangani menggunakan Akupunktur?
Terapi Akupunktur merupakan sebuah sistem yang dapat mempengaruhi 3 area di bidang perawatan kesehatan:
  • Peningkatan kesehatan dan kualitas hidup
  • Pencegahan penyakit
  • Penanganan terhadap berbagai macam kondisi kesehatan.
Meskipun akupunktur sering diasosiasikan dengan manajemen rasa nyeri, di tangan seorang praktisi akupunktur yang terlatih dengan baik sistem ini dapat digunakan untuk aplikasi kesehatan yang lebih luas. Akupunktur dapat berkhasiat meskipun berdiri sendiri, atau sebagai penunjang atau pelengkap dari perawatan medis konvensional dalam banyak kelainan medis atau pasca operasi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengakui penggunaan akupunktur pada penanganan sejumlah masalah kesehatan seperti:
  • Masalah pencernaan : gastritis, maag, tungkak lambung, spasme usus besar, konstipasi (sembelit), diare
  • Masalah pernafasan: sinusitis, radang tenggorokan, bronkhitis, asma, infeksi dada kambuhan
  • Masalah syaraf dan otot: sakit kepala, pusing, kedutan, nyeri leher, nyeri pada iga, bahu kaku, nyeri pada siku, berbagai macam peradangan otot, nyeri tulang belakang / pinggang bawah, skiatika, osteoarthritis
  • Masalah urinasi, menstruasi dan reproduksi.
Akupunktur seringkali berkhasiat dalam menangani masalah fisik terkait ketegangan, stres dan kondisi emosional.
Sejarah dan Asal Usul Akupunktur

Kitab asli Kedokteran Cina yang terkenal adalah Nei Ching, Kitab Kesehatan Klasik Kaisar Kuning, diperkirakan terbit setidaknya 2500 tahun yang lalu. Sejak saat itu, ribuan buku mengenai pengobatan Cina pun banyak ditulis dan filosofi dasarnya tersebar sejak lama dalam berbagai kebudayaan Asia. Hampir semua bentuk pengobatan Oriental yang digunakan di Barat saat ini, termasuk Akupunktur, Shiatsu, pijat Akupresur dan makrobiotika adalah bagian atau berakar pada pengobatan Cina. Legenda mengatakan bahwa Akupunktur dikembangkan saat dokter perintis di Cina meneliti efek tak terduga dari luka tusukan di tubuh seorang prajurit Cina. Kitab tertua Akupunktur yang diketahui adalah Sistematika Klasik Akupunktur yang diperkirakan terbit pada tahun 282. Meskipun Akupunktur merupakan salah satu teknik yang paling banyak diketahui, pengobatan Cina juga menggunakan obat-obat ramuan herbal, terapi makanan, perubahan gaya hidup dan cara-cara lainnya dalam mengobati pasiennya.
Pada awal masa 1900-an, hanya beberapa dokter Barat yang mengunjungi Cina dan tercengang kagum ketika bersentuhan dengan Akupunktur, namun bagi kalangan diluar komunitas Asia-Amerika, akupunktur masih belum terlalu dikenal sampai pada tahun 1970 saat Richard Nixon menjadi presiden Amerika Serikat pertama dan mengunjungi Cina. Pada perjalanan Nixon, para jurnalis terkagum-kagum melihat sebuah operasi besar dilakukan pada pasien tanpa menggunakan anestesi. Malahan, pasien yang benar-benar terjaga dioperasi hanya dengan menggunakan penusukan jarum akupunktur untuk mengendalikan rasa sakit. Pada saat itu, seorang kolumnis terkenal dari New York Times, James Reston harus menjalani operasi dan memilih menggunakan akupunktur dibandingkan dengan pengobatan nyeri, dan kemudian dia menulis beberapa cerita yang meyakinkan mengenai efektivitas terapi akupunktur yang ia jalani.
Sekarang, akupunktur dipraktekan di lebih dari 50 negara oleh lebih dari 9000 praktisi akupunktur, dengan setidaknya 4.000 tenaga dokter terlibat di dalamnya. Akupunktur telah menunjukkan keberhasilan yang tercatat dalam menangani banyak kondisi, dan lebih dari 15 juta rakyat Amerika telah menggunakannya sebagai solusi kesehatan mereka.
Terapi Akupunktur di Rumah Sehat Holistik Jogjakarta
Rumah Sehat Holistik sebagai salah pusat terapi holistik memberikan layanan akupunktur di Jogjakarta, menerapkan keilmuan pengobatan Cina dalam mendiagnosa pasien dan menggunakan jarum steril akupunktur sekali pakai dalam setiap terapinya.

2. Kelebihan Akupunktur

Kegunaan titik-titik kontrol dijelaskan secara rinci, sehingga mudah mengetahui jenis penyakit yang diderita. Selain itu Akupunktur juga mempunyai banyak teori sebab-sebab timbulnya penyakit dan bagaimana cara penyembuhannya. Teori yang dihubungkan dengan alam, emosi dan sebagainya, benar-benar dapat diakui keabsahannya dan sampai sekarang masih belum berobah.

Hasil pengobatan Akupunktur cukup meyakinkan dan jauh dari segala macam efek samping, asal pedoman pemakaian jarum tetap dijaga dengan ketat. 

Sesuai kemajuan jaman, akupunktur juga mengalami kemajuan, dengan diketemukannya berbagai peralatan modern yang dapat menggantikan Tusuk Jarum yang banyak ditakuti.

3. Kelemahan Akupunktur

Di Indonesia sendiri sebenarnya Akupunktur telah ada sejak awal migrasinya orang-orang Tionghoa kemari, tetapi pemakaiannya waktu itu masih terbatas dilingkungan kaum mereka saja. Baru kemudian, ketika memasuki pertengahan abad ke 20, tepatnya di saat Indonesia Merdeka, pengobatan tersebut mulai banyak dikenal masyarakat, namun banyak yang merasa takut berobat, karena pengobatannya dengan Tusuk Jarum. 

Walaupun akhir-akhirnya sudah banyak bermunculan berbagai peralatan modern sebagai pengganti Tusuk Jarum, namun masih belum bisa juga mendongrak kemauan masyarakat untuk beralih kepada Akupunktur, padahal hasil pengobatannya cukup meyakinkan. Nampaknya troma pada Tusuk Jarum susah juga dihilangkan. Kenyataan terbukti sampai kini Akupunktur di Indonesia masih belum berjaya. Untuk itu diperlukan suatu cara untuk mendongkrak kelesuan tersebut.

Kelemahan lain Akupunktur, tidak bisa langsung mengetahui jenis penyakit seseorang, kecuali kalau orang itu menyampaikan keluhannya dan juga tidak bisa cepat memantau titik apa saja sekarang yang sedang bermasalah. 
Selain itu Akupunktur hanya bisa mengobati secara saling berhadapan langsung. Dengan kata lain, tidak bisa mengobatinya dari Jarak Jauh


Terapi Akupunktur

Akupunktur adalah salah satu dari cabang utama kedokteran Tradisional Cina. Dalam praktiknya, sebuah terapi akupunktur melibatkan penggunaan jarum yang ditusukkan ke beberapa titik spesifik pada tubuh. Proses ini dipercaya dapat menyesuaikan dan mengubah aliran energi menuju pola yang lebih sehat, dan ini digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit dan keluhan kondisi kesehatan.
Bagaimana Akupunktur Bekerja
Penjelasan klasik dari kedokteran Cina adalah bahwa di dalam tubuh kita terdapat saluran-saluran energi yang memiliki pola tertentu di seluruh bagian dan permukaan tubuh kita. Saluran energi yang dikenal dengan meridian ini dapat dibayangkan seperti sungai yang mengalir ke seluruh tubuh kita seperti sistem irigasi yang menghidupkan jaringan-jaringan di tubuh kita. Sebuah hambatan pada pergerakan sungai energi ini bersifat layaknya sebuah bendungan yang menghambat laju alir ke sisi setelahnya.
Meridian-meridian ini dapat dipengaruhi kinerjanya menggunakan penusukan pada titik-titik akupunktur, jarum-jarum tersebut akan mengangkat sumbatan pada bendungan energi dan mengembalikan aliran yang seharusnya pada meridian-meridian. Terapi Akupunktur dapat membantu organ dalam pada tubuh untuk membenahi ketidakseimbangan pada fungsi pencernaan, penyerapan dan aktivitas produksi energi serta sirkulasi energi dari organ-organ dengan mendayagunakan sistem meridian.
Penjelasan saintifik modern menyatakan bahwa penusukan titik-titik akupunktur merangsang sistem syaraf untuk melepaskan zat-zat kimia di otot-otot, tulang belakang dan otak. Zat-zat kimia ini akan mengubah pengalaman atas rasa nyeri atau memicu pelepasan zat kimia dan hormon lainnya yang mempengaruhi sistem regulasi internal tubuh sendiri.
Keseimbangan energi dan biokimia yang meningkat oleh terapi akupunktur pada akhirnya akan merangsang kemampuan penyembuhan alami tubuh, dan untuk meningkatkan kondisi kesehatan fisik dan emosi.
Apa saja yang bisa ditangani menggunakan Akupunktur?
Terapi Akupunktur merupakan sebuah sistem yang dapat mempengaruhi 3 area di bidang perawatan kesehatan:
  • Peningkatan kesehatan dan kualitas hidup
  • Pencegahan penyakit
  • Penanganan terhadap berbagai macam kondisi kesehatan.
Meskipun akupunktur sering diasosiasikan dengan manajemen rasa nyeri, di tangan seorang praktisi akupunktur yang terlatih dengan baik sistem ini dapat digunakan untuk aplikasi kesehatan yang lebih luas. Akupunktur dapat berkhasiat meskipun berdiri sendiri, atau sebagai penunjang atau pelengkap dari perawatan medis konvensional dalam banyak kelainan medis atau pasca operasi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengakui penggunaan akupunktur pada penanganan sejumlah masalah kesehatan seperti:
  • Masalah pencernaan : gastritis, maag, tungkak lambung, spasme usus besar, konstipasi (sembelit), diare
  • Masalah pernafasan: sinusitis, radang tenggorokan, bronkhitis, asma, infeksi dada kambuhan
  • Masalah syaraf dan otot: sakit kepala, pusing, kedutan, nyeri leher, nyeri pada iga, bahu kaku, nyeri pada siku, berbagai macam peradangan otot, nyeri tulang belakang / pinggang bawah, skiatika, osteoarthritis
  • Masalah urinasi, menstruasi dan reproduksi.
Akupunktur seringkali berkhasiat dalam menangani masalah fisik terkait ketegangan, stres dan kondisi emosional.
Sejarah dan Asal Usul Akupunktur


Kitab asli Kedokteran Cina yang terkenal adalah Nei Ching, Kitab Kesehatan Klasik Kaisar Kuning, diperkirakan terbit setidaknya 2500 tahun yang lalu. Sejak saat itu, ribuan buku mengenai pengobatan Cina pun banyak ditulis dan filosofi dasarnya tersebar sejak lama dalam berbagai kebudayaan Asia. Hampir semua bentuk pengobatan Oriental yang digunakan di Barat saat ini, termasuk Akupunktur, Shiatsu, pijat Akupresur dan makrobiotika adalah bagian atau berakar pada pengobatan Cina. Legenda mengatakan bahwa Akupunktur dikembangkan saat dokter perintis di Cina meneliti efek tak terduga dari luka tusukan di tubuh seorang prajurit Cina. Kitab tertua Akupunktur yang diketahui adalah Sistematika Klasik Akupunktur yang diperkirakan terbit pada tahun 282. Meskipun Akupunktur merupakan salah satu teknik yang paling banyak diketahui, pengobatan Cina juga menggunakan obat-obat ramuan herbal, terapi makanan, perubahan gaya hidup dan cara-cara lainnya dalam mengobati pasiennya.
Pada awal masa 1900-an, hanya beberapa dokter Barat yang mengunjungi Cina dan tercengang kagum ketika bersentuhan dengan Akupunktur, namun bagi kalangan diluar komunitas Asia-Amerika, akupunktur masih belum terlalu dikenal sampai pada tahun 1970 saat Richard Nixon menjadi presiden Amerika Serikat pertama dan mengunjungi Cina. Pada perjalanan Nixon, para jurnalis terkagum-kagum melihat sebuah operasi besar dilakukan pada pasien tanpa menggunakan anestesi. Malahan, pasien yang benar-benar terjaga dioperasi hanya dengan menggunakan penusukan jarum akupunktur untuk mengendalikan rasa sakit. Pada saat itu, seorang kolumnis terkenal dari New York Times, James Reston harus menjalani operasi dan memilih menggunakan akupunktur dibandingkan dengan pengobatan nyeri, dan kemudian dia menulis beberapa cerita yang meyakinkan mengenai efektivitas terapi akupunktur yang ia jalani.
Sekarang, akupunktur dipraktekan di lebih dari 50 negara oleh lebih dari 9000 praktisi akupunktur, dengan setidaknya 4.000 tenaga dokter terlibat di dalamnya. Akupunktur telah menunjukkan keberhasilan yang tercatat dalam menangani banyak kondisi, dan lebih dari 15 juta rakyat Amerika telah menggunakannya sebagai solusi kesehatan mereka.
Terapi Akupunktur di Rumah Sehat Holistik Jogjakarta
Rumah Sehat Holistik sebagai salah pusat terapi holistik memberikan layanan akupunktur di Jogjakarta, menerapkan keilmuan pengobatan Cina dalam mendiagnosa pasien dan menggunakan jarum steril akupunktur sekali pakai dalam setiap terapinya.
2. Kelebihan Akupunktur

Kegunaan titik-titik kontrol dijelaskan secara rinci, sehingga mudah mengetahui jenis penyakit yang diderita. Selain itu Akupunktur juga mempunyai banyak teori sebab-sebab timbulnya penyakit dan bagaimana cara penyembuhannya. Teori yang dihubungkan dengan alam, emosi dan sebagainya, benar-benar dapat diakui keabsahannya dan sampai sekarang masih belum berobah.

Hasil pengobatan Akupunktur cukup meyakinkan dan jauh dari segala macam efek samping, asal pedoman pemakaian jarum tetap dijaga dengan ketat. 

Sesuai kemajuan jaman, akupunktur juga mengalami kemajuan, dengan diketemukannya berbagai peralatan modern yang dapat menggantikan Tusuk Jarum yang banyak ditakuti.

3. Kelemahan Akupunktur

Di Indonesia sendiri sebenarnya Akupunktur telah ada sejak awal migrasinya orang-orang Tionghoa kemari, tetapi pemakaiannya waktu itu masih terbatas dilingkungan kaum mereka saja. Baru kemudian, ketika memasuki pertengahan abad ke 20, tepatnya di saat Indonesia Merdeka, pengobatan tersebut mulai banyak dikenal masyarakat, namun banyak yang merasa takut berobat, karena pengobatannya dengan Tusuk Jarum. 

Walaupun akhir-akhirnya sudah banyak bermunculan berbagai peralatan modern sebagai pengganti Tusuk Jarum, namun masih belum bisa juga mendongrak kemauan masyarakat untuk beralih kepada Akupunktur, padahal hasil pengobatannya cukup meyakinkan. Nampaknya troma pada Tusuk Jarum susah juga dihilangkan. Kenyataan terbukti sampai kini Akupunktur di Indonesia masih belum berjaya. Untuk itu diperlukan suatu cara untuk mendongkrak kelesuan tersebut.

Kelemahan lain Akupunktur, tidak bisa langsung mengetahui jenis penyakit seseorang, kecuali kalau orang itu menyampaikan keluhannya dan juga tidak bisa cepat memantau titik apa saja sekarang yang sedang bermasalah. 
Selain itu Akupunktur hanya bisa mengobati secara saling berhadapan langsung. Dengan kata lain, tidak bisa mengobatinya dari Jarak Jauh